Perlu Diperhatikan, Ini Akibat dari Kekurangan Serat dalam Tubuh!

Perlu Diperhatikan, Ini Akibat dari Kekurangan Serat dalam Tubuh!

Sejak kecil, kita sudah sering mendengar istilah “serat, vitamin, dan mineral”. Bahkan, ketiga hal tersebut menjadi salah satu hal terpenting yang selalu diperhatikan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Kebutuhannya pun tidak hanya berlaku untuk anak kecil saja, melainkan juga orang dewasa.

Vitamin dan mineral mungkin sudah lebih familiar di telinga Anda, tapi bagaimana dengan serat? Sebenarnya, serat itu apa sih?

Menurut website Harvard Edu, serat merupakan jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh kita. Meskipun sebagian besar dari karbohidrat bisa dipecah menjadi molekul gula yang disebut glukosa, tetapi serat tidak dapat dipecah menjadi molekul gula tersebut.

Meskipun begitu, serat memiliki tugas untuk membantu tubuh mengatur gula darah dan juga menjaga rasa lapar di dalam tubuh.

Kalau dilihat dari angkanya, anak-anak dan orang juga orang dewasa membutuhkan sekitar 25 sampai 35 gram serat per hari. Jumlah ini dibutuhkan untuk menunjang kesehatan badan dengan maksimal.

Melihat informasi tersebut, bisa kita bilang kalau serat sangat penting untuk tubuh. Anda bisa memenuhi kebutuhan serat dengan mengonsumsi biji-bijian, buah, sayur, hingga kacang-kacangan.

Tapi, kira-kira bagaimana kalau tubuh kita tidak mendapatkan asupan serat yang cukup? Apakah yang mungkin terjadi akibat dari kekurangan serat? Simak informasinya di bawah ini, ya!

Akibat dari Kekurangan Serat

  • Memiliki Risiko Tinggi Terkena Penyakit Jantung

Serat makanan memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, salah satunya yaitu dianggap mampu mengurangi risiko penyakit jantung. Dengan mengonsumsi serat larut yang biasa ditemukan di makanan seperti oatmeal, kacang polong, dan biji-bijian, Anda bisa menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Selain itu, serat juga bisa membantu menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

Sebuah studi dengan judul Dietary Fiber Is Beneficial for the Prevention of Cardiovascular Disease: An Umbrella Review of Meta-analyses (2017), menunjukkan bahwa asupan serat yang tinggi berpengaruh dengan pengurangan risiko penyakit jantung dan stroke secara signifikan. Jadi, jika Anda belum makan cukup serat, mulailah untuk meningkatkan asupan serat ke dalam tubuh untuk menjaga kondisi jantung tetap sehat.

  • Mempengaruhi Pertumbuhan Berat Badan

Ketika Anda memakan makanan yang kaya serat, Anda akan merasa puas dan kenyang sampai ke jeda waktu makan selanjutnya. Kenapa bisa begitu? Karena serat makanan yang dikonsumsi bisa membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan makanan, sehingga memberikan cukup waktu bagi usus untuk berkomunikasi dengan otak dan memberikan informasi bahwa Anda sudah kenyang.

Lalu, apa yang terjadi akibat dari kekurangan serat? Manajemen makan Anda bisa jadi berantakan dan tidak beraturan. Akan sulit untuk bisa menjaga berat badan Anda nantinya. Ketika tubuh memiliki kadar serat yang cukup, lebih mudah untuk Anda menjaga berat badan  karena memperkaya serat paling cocok sebagai penurun berat badan.

Hal ini dibuktikan dengan penelitian dengan judul A nonrestrictive, weight loss diet focused on fiber and lean protein increase (2018) yang menunjukkan bahwa diet dengan meningkatkan asupan serat dikaitkan dengan berat badan yang lebih rendah dan lemak yang lebih sedikit juga, bahkan ketika asupan kalori tidak dibatasi. Jadi jika Anda ingin menurunkan berat badan dan mempertahankannya, makan lebih banyak serat.

  • Sistem Pencernaan Menjadi Tidak Lancar

Salah satu akibat dari kekurangan serat juga berpengaruh pada sistem pencernaan yang menjadi tidak lancar. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya ketika melewati usus, serat tidak tercerna. Maka dari itu, diperlukan usus yang sehat untuk bisa membantu serat menyerap air di saluran pencernaan dan membuat proses pencernaan menjadi lancar.

Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan serat larut yang cukup, hal ini bisa menimbulkan diare. Menurut informasi dari website Irritable bowel syndrome (IBS), ada jutaan orang di seluruh dunia yang menderita sindrom iritasi usus besar. Kondisi ini membuat seseorang mengalami gejala tidak nyaman seperti sembelit, diare, dan kembung.

Meskipun belum ada penyebab pasti dari penyakit ini, tetapi makan lebih banyak makanan berserat diidentifikasi sebagai salah satu pengobatan yang efektif untuk mengatasi penyakit ini, karena serat memiliki kemampuan untuk memperlambat waktu transit gastrointestinal (yang membantu mengobati diare) dan merangsang motilitas gastrointestinal (yang membantu mengobati sembelit).

  • Kekurangan Serat Meningkatkan Risiko Kematian

Serat ternyata bisa meningkatkan umur panjang, lho. Sebuah studi Dietary fiber intake and mortality in the NIH-AARP Diet and Health Study (2011) menunjukkan bahwa makanan yang kaya akan serat dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Termasuk risiko terkena penyakit kardiovaskular, infeksi, hingga pernapasan.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya kalau serat memiliki manfaat baik untuk tubuh khususnya yang berkaitan dengan kesehatan jantung dan pengelolaan gula darah, makanan kaya serat juga mengandung nutrisi dan senyawa bermanfaat lainnya yang meningkatkan kesehatan sehingga dapat mengurangi risiko kematian.

Itu dia tadi penjelasan tentang akibat dari kekurangan serat di dalam tubuh. Setelah mengetahui seberapa pentingnya serat untuk kesehatan tubuh kita, mari mulai rutin mengonsumsi makanan yang kaya serat agar tubuh bisa tetap sehat!

Anda bisa memenuhi asupan serat yang cukup dalam tubuh dengan mengonsumsi minuman Nutrive FiberShot. Minuman ini memiliki kandungan 16 sari buah sayur yang baik untuk memelihara saluran pencernaan sehingga tubuh bisa terhindar dari sembelit dan masalah pencernaan lainnya.

Selain itu, Nutrive FiberShot juga mengandung Inulin dari Chicory dan Polidextrosa yang berfungsi sebagai prebiotik bagi bakteri baik di usus, sehingga sistem pencernaan bisa lebih sehat dengan penyerapan nutrisi yang maksimal.

Dengan mengonsumsi 2 botol Nutrive FiberShot per hari, Anda sudah bisa bantu penuhi kebutuhan sehat harian Anda.

 

Referensi:

The Nutrition Source - Harvard Edu. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/carbohydrates/fiber/

What Happens When You Don’t Eat Enough Fiber? - Healthy For Life, 2020. https://www.healthyforlifemeals.com/blog/what-happens-when-you-dont-eat-enough-fiber

What Happens to Your Body When You Don't Eat Enough Fiber - Eating Well, 2022. https://www.eatingwell.com/article/7871141/what-happens-to-your-body-when-you-don-t-eat-enough-fiber/

 

30 June 2022 - 9 views 4 min to read

Share: