Kenali Jenis - Jenis Penyakit Jantung Berikut Ini

Kenali Jenis - Jenis Penyakit Jantung Berikut Ini

Bagi orang awam, mungkin tidak terlalu akrab dengan istilah penyakit kardiovaskular. 

Penyakit kardiovaskular atau yang biasa dikenal sebagai penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang mematikan bagi semua orang di seluruh dunia.

Menurut data World Health Organization, penyakit kardiovaskular telah menyebabkan kematian lebih dari 17 juta orang di dunia.

Penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung merupakan gangguan pada jantung sehingga organ ini tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh. Darah yang dipompa oleh jantung membawa oksigen serta nutrisi dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. 

Sebagai organ vital di dalam tubuh, Anda harus menjaga kesehatan organ jantung agar terhindar dari berbagai jenis penyakit jantung. 

Lantas, apa saja jenis-jenis penyakit jantung yang perlu Anda waspadai ? Yuk, cari tahu berbagai jenis-jenis penyakit jantung di bawah sini !

Beberapa Jenis Penyakit Jantung Yang Patut Diwaspadai

Gagal Jantung

Jenis penyakit jantung yang pertama adalah gagal jantung. Gagal jantung adalah kondisi melemahnya otot jantung sehingga organ ini tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan tekanan yang semestinya. Meskipun bisa menyerang siapa saja, penyakit gagal jantung umumnya lebih sering menyerang orang lanjut usia (lansia). 

Biasanya, penyakit gagal jantung sulit untuk disembuhkan dan akan berkembang secara perlahan-lahan. Gejala yang muncul akibat dari gagal jantung, yaitu sesak napas, nyeri di dada setelah beraktivitas fisik, mudah lelah, serta pembengkakan pada tumit dan pergelangan kaki.

Serangan Jantung

Jenis penyakit jantung yang kedua adalah serangan jantung. Serangan jantung (heart attack) adalah kondisi darurat medis yang terjadi karena terhentinya pasokan darah ke jantung terhenti. Terhentinya suplai aliran darah ke jantung bisa menyebabkan kerusakan otot jantung. Jika tidak dilakukan pertolongan medis, maka otot tersebut bisa mati. 

Gejala-gejala yang dialami penderita serangan jantung adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di bagian dada, pusing, bahkan pingsan. Dalam beberapa kasus, ada juga orang yang tak menunjukkan gejala serangan jantung sama sekali sehingga tidak sempat diberi pertolongan medis.

Hypertrophic Cardiomyopathy

Hypertrophic Cardiomyopathy (HCM) merupakan kondisi kelainan jantung yang bisa disebabkan oleh faktor genetik atau faktor keturunan. HCM merupakan suatu kondisi di mana otot jantung (miokardium) menjadi lebih tebal dari biasanya. Kondisi tersebut bisa membuat kemampuan jantung untuk memompa darah menjadi terganggu. 

Melansir dari Hypertrophic Cardiomyopathy Association (HCMA),  kasus terjadinya penyakit HCM adalah 1 dari 200-500 orang pada populasi umum. Penyakit ini menyerang siapapun, tanpa memandang usia ataupun jenis kelamin seseorang.

Gejala-gejala umum dari Hypertrophic Cardiomyopathy antara lain nyeri dada, kelelahan, pusing atau kepala terasa ringan, napas yang pendek, bahkan pingsan.

Aritmia

Aritmia atau disebut juga disritmia adalah gangguan kesehatan pada irama atau detak jantung. Pengidap aritmia akan merasakan detak jantung yang lebih cepat atau lebih lambat hingga detak jantung yang tidak beraturan. Aritmia disebabkan karena adanya perubahan jaringan di jantung. 

Penyakit Jantung Koroner

Jenis penyakit jantung yang terakhir adalah penyakit jantung koroner. PJK atau penyakit jantung koroner diakibatkan karena terjadi penyumbatan atau menyempitnya arteri koroner akibat endapan lemak yang menumpuk di dinding arteri. 

Arteri koroner sendiri merupakan pembuluh darah yang memasok darah ke otot jantung. Kurangnya pasokan darah yang disebabkan penyempitan arteri koroner bisa mengakibatkan nyeri pada dada dan biasanya terjadi pada saat beraktivitas atau sedang mengalami stres.

Itu dia penjelasan singkat mengenai jenis penyakit jantung yang perlu Anda ketahui. Penyakit jantung bisa dicegah dengan melaksanakan gaya hidup sehat, seperti mengurangi makan berkolesterol tinggi serta meluangkan waktu untuk berolahraga.

Nah, jika kolesterol dalam tubuh Anda sudah terlalu tinggi karena pola makan yang tidak sehat. Jangan khawatir, Anda bisa menurunkan kolesterol dengan mengonsumsi Nutrive Benecol.

Nutrive Benecol adalah minuman smoothies yang dikombinasikan dengan susu serta sari buah untuk turunkan kolesterol. Nutrive Benecol aman untuk dikonsumsi secara rutin dan tidak menimbulkan efek samping. Kandungan Plant Stanol Ester pada Nutrive Benecol, telah teruji klinis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. 

Dengan mengonsumsi Nutrive Benecol 2x sehari setelah makan secara rutin, Anda bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh hingga 10% dalam waktu 2-3 minggu saja.

Apakah Anda sedang mencari cara mudah dan enak turunkan kolesterol ? Minum Nutrive Benecol jawabannya ! 

Jaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh dengan konsumsi Nutrive Benecol secara rutin setiap hari !

 

04 October 2022 - 22 views 3 min to read

Share: