Beberapa Komplikasi Penyakit Jantung yang Perlu Diwaspadai

Beberapa Komplikasi Penyakit Jantung yang Perlu Diwaspadai

Perlu dipahami bahwa komplikasi itu bukanlah jenis penyakit. Komplikasi bisa diartikan juga sebagai perubahan pada suatu kondisi kesehatan atau penyakit yang tidak diinginkan. 

Komplikasi adalah gangguan yang muncul ketika suatu penyakit tertentu menjadi lebih parah dari kondisi sebelumnya. Hal ini bisa terjadi pada semua jenis penyakit begitu juga dengan penyakit jantung. Pada penyakit jantung, komplikasi biasanya ditandai dengan bertambah parahnya gejala yang ada, seperti sesak napas atau nyeri dada. Bisa juga menyebabkan gejala menjadi lebih sering muncul atau malah menimbulkan gejala baru. 

Pada awalnya, penyebab adanya komplikasi penyakit jantung bisa dimulai dari ketidaksungguhan penderita dalam menjalankan dalam proses pengobatan atau penyembuhan. Hal tersebut seperti tidak mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter, makan makanan yang dilarang untuk penderita penyakit jantung, bahkan ada juga pasien penyakit jantung yang masih merokok. 

Komplikasi penyakit jantung pun sangat beragam. Apabila tidak ditangani dengan cepat dapat berakibat fatal bagi penderita. Maka dari itu, yuk pahami beberapa komplikasi penyakit jantung yang ada di bawah ini. Baca sampai selesai, ya !

Waspadai Komplikasi Penyakit Jantung Berikut Ini

Melansir Mayo Clinic, ada berbagai komplikasi penyakit jantung yang dapat terjadi pada penderita penyakit kardiovaskular, yaitu :

Serangan jantung

Komplikasi yang pertama adalah serangan jantung. Kondisi ini disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah ke jantung karena penumpukan plak, seperti lemak atau kolesterol.

Bahaya yang diakibatkan dari komplikasi serangan jantung pada seseorang tidak semua sama, ada yang ringan, bahkan ada juga yang sampai tahap mengancam nyawa orang tersebut. 

Gejala-gejala dari komplikasi serangan jantung, antara lain muncul sensasi dada seperti ditekan atau diremas dan menyebar sampai ke leher, rahang, dan punggung sebelah kiri. Di samping itu, ada gejala lain seperti sesak napas serta rasa mual, pusing dan muncul keringat dingin. 

Gagal Jantung

Komplikasi yang kedua adalah gagal jantung. Gagal jantung disebabkan oleh penyempitan pembuluh arteri di jantung yang makin hari kian memburuk sehingga otot jantung menjadi lemah dan kaku. 

Kondisi gagal jantung dapat memicu beberapa komplikasi seperti kerusakan pada katup jantung, ginjal (gagal ginjal), paru-paru, dan organ hati. 

Penyakit Arteri Perifer

Penyakit arteri perifer merupakan penyakit yang disebabkan dari terganggunya sirkulasi darah pada pembuluh darah arteri. Aliran darah terhambat karena terjadi penyempitan pada pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke anggota tubuh, seperti tangan dan kaki.

Biasanya, kondisi ini dapat menyebabkan kram, mati rasa atau nyeri. Jika dibiarkan dan tidak ditangani secara cepat, lama-lama penyakit ini akan memburuk dan menyebabkan kematian jaringan (gangrene) karena jaringan tersebut tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup.

Stroke

Selain mengalirkan darah ke jantung, pembuluh arteri darah juga mengalirkan darah ke otak. Apabila aliran darah yang menuju ke otak terhambat, maka bisa mengakibatkan stroke.

Penyakit stroke merupakan komplikasi yang biasa terjadi pada pasien penyakit jantung. Gejala umum yang muncul pada penderita stroke adalah kelumpuhan pada wajah, tangan dan kaki, kesulitan untuk berbicara dan berjalan hingga membuat pandangan menjadi kabur. 

Aneurysm

Komplikasi penyakit jantung yang terakhir adalah aneurysm (aneurisma). Aneurisma adalah tonjolan di pembuluh darah yang disebabkan oleh lemahnya dinding pembuluh darah. Jika tonjolan tersebut pecah, dapat mengakibatkan pendarahan internal yang berbahaya bagi pengidap aneurisma. 

Selain dari melemahnya pembuluh darah, aneurisma juga bisa disebabkan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena aneurysm, yaitu pernah mengalami cedera kepala, meminum alkohol, menggunakan narkoba dan memiliki anggota keluarga yang juga mengidap aneurisma.

Itulah tadi beberapa komplikasi penyakit jantung yang perlu Anda waspadai. Kolesterol masih menjadi musuh utama bagi kesehatan jantung. Kolesterol yang tinggi dalam tubuh jika dibiarkan, maka kolesterol dapat menumpuk dalam pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. 

Lantas, bagaimana cara yang tepat untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh tetap seimbang ? Jawabannya adalah dengan mengonsumsi minuman sehat seperti Nutrive Benecol.

Dengan rutin mengonsumsi Nutrive Benecol 2x setiap hari langsung setelah makan, Anda bisa menurunkan kolesterol 7-10 %.

Bagaimana tidak, kandungan Plant Stanol Ester sudah teruji klinis mampu menurunkan kolesterol dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, Nutrive Benecol juga aman dari diabetes karena Nutrive Benecol mengandung indeks glikemik rendah (52) dan pemanisnya berasal dari Sukralosa yang tanpa kalori dan isomaltulose.Tunggu apa lagi, dapatkan segera Nutrive Benecol di supermarket terdekat atau di online shop kesayangan Anda.

05 October 2022 - 19 views 3 min to read

Share: