Beberapa Cara untuk Mencegah Terkena Penyakit Usus Buntu

Beberapa Cara untuk Mencegah Terkena Penyakit Usus Buntu

Mencegah terkena penyakit usus buntu memang lebih baik daripada mengobatinya. Sebab, bila sudah mencapai tahap yang mengkhawatirkan, maka perlu dilakukan tindakan medis, yaitu operasi usus buntu.

Penyakit usus buntu adalah penyakit yang terjadi ketika muncul peradangan pada usus buntu (apendiks). Apendisitis atau penyakit usus buntu umumnya terjadi karena adanya penyumbatan yang terjadi di lapisan usus buntu dan mengakibatkan infeksi. 

Akibatnya, bakteri dapat berkembang biak dengan cepat dan akhirnya menyebabkan apendiks menjadi meradang, bengkak, bahkan bernanah. Gejala yang dirasakan pengidap penyakit usus buntu biasanya adalah rasa nyeri di bagian perut. Rasa nyeri di perut juga disertai gejala-gejala lain, yakni :

  • Mual dan muntah
  • Perut kembung
  • Demam dan menggigil
  • Tidak nafsu makan
  • Tidak bisa flatulensi (kentut)
  • Sembelit

Lantas, adakah cara untuk mencegah terkena penyakit usus buntu ? 

Ada beberapa cara yang Anda bisa lakukan untuk mencegah penyakit usus buntu. Berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit tersebut. Ketahui caranya di bawah sini, ya !

Cara Ampuh untuk Mencegah Penyakit Usus Buntu

Minum Air Putih yang Cukup dan Rutin

Cara yang pertama adalah minum air putih secara rutin dan cukup. Jangan lupa untuk minum air putih karena konsumsi air putih dapat membantu memaksimalkan kinerja usus dalam mencerna makanan dan bisa membantu melunakkan tinja. Jika Anda kurang minum air putih, maka tubuh akan mengalami dehidrasi dan usus akan menyerap cairan dari sisa makanan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Kondisi tersebut dapat membuat Anda mengalami sembelit dan menimbulkan risiko penumpukan tinja yang dapat memicu radang usus buntu. Maka dari itu disarankan untuk minum air putih kira-kira 8 gelas perhari agar membantu mencegah usus buntu.

Makan dengan Tenang dan Perlahan

Makan dengan tenang dan perlahan dapat membantu proses pencernaan dan membuat nutrisi makanan terserap lebih baik. Dengan mengunyah makanan secara perlahan dan menelan makanan saat sudah lembut, membuat usus lebih mudah mencernanya. 

Apabila makan secara terburu-terburu dan makanan belum halus saat ditelan, maka membuat usus mencerna makanan lebih lambat dan berisiko menimbulkan penyumbatan di usus buntu. Selain itu, makan secara perlahan juga bisa membuat kita lebih menikmati makanan yang kita makan.

Konsumsi Makanan dengan Kandungan Probiotik

Dalam tubuh manusia dipenuhi oleh bakteri, bakteri tersebut ada yang baik dan ada juga yang jahat, lho. Probiotik disebut bakteri baik karena membantu menyehatkan usus pada manusia. 

Probiotik bisa Anda temukan pada produk olahan dari susu yang diproses dengan cara fermentasi atau disebut juga yogurt. Selain itu, probiotik juga terdapat pada makanan seperti kimchi, natto, tempe dan beberapa jenis keju. 

Konsumsi Makanan & Minuman Berserat Tinggi

Serat merupakan senyawa makanan yang diperlukan tubuh untuk memperlancar sistem pencernaan kita. Penumpukan kotoran dalam perut karena kesulitan buang Air Besar (BAB), bisa menyebabkan radang usus buntu atau apendisitis.

Oleh sebab itu, Anda perlu mengonsumsi makanan dan minuman berserat tinggi agar sistem pencernaan menjadi lancar dan mempermudah proses pembuangan kotoran melalui BAB. 

Anda bisa mencukupi asupan serat dengan mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, oatmeal, biji-bijian, serta kacang-kacangan.

Nah, itulah 4 cara mencegah penyakit usus buntu yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pasti Anda tidak mengira kalau cara di atas sebenarnya mudah untuk diterapkan dalam keseharian, kan ?

Agar makin terhindar dari risiko terkena penyakit usus buntu, ada 1 cara lagi yang Anda bisa lakukan setiap hari dan praktis, yaitu dengan mengonsumsi minuman sehat Nutrive FiberShot.

Nutrive FiberShot adalah minuman tinggi serat (5 gram/botol) yang mengandung 16 sari buah dan sayur untuk bantu penuhi kebutuhan serat harian, Anda bisa mengonsumsi Nutrive Fibershot 2x sehari setelah makan agar terhindar dari risiko terkena stroke, kanker usus, dan diabetes tipe 2. Nutrive FiberShot juga mengandung Inulin dari Chicory dan Polidextrosa yang berfungsi sebagai probiotik bagi bakteri baik di usus.

Dengan mengonsumsi Nutrive FiberShot Anda dapat menjaga sistem pencernaan dan membantu BAB menjadi teratur. Tak hanya itu, Nutrive Fibershot juga aman digunakan pada anak di atas 1 tahun, ibu menyusui maupun ibu hamil.

Yuk, akhiri kegiatan makan Anda dengan 2 botol Nutrive FiberShot setiap hari !

05 October 2022 - 14 views 3 min to read

Share: